DOAKAN KAMI

Jika anda menerima kebaikan dari blog kami, maka doakan agar kami Senantiasa mencintai Allah, selalu mentaati-Nya dan terjaga dari melanggar semua larangan-Nya.

Senin, 13 Oktober 2014

TINJAUAN ENTOMOLOGI KEDOKTERAN

by HENDRO  |  in Parasitologi at  Senin, Oktober 13, 2014

Definisi
Entomologi Kedokteran adalah ilmu yang mempelajari tentang vektor, kelainan dan penyakit yang disebabkan oleh Antropoda.  85 % atau ± 600.000 dari spesies hewan adalah Antropoda
Morfologi Umum
4 Tanda Morfologi Antropoda :
  • Badan beruas-ruas
  • Umbai-umbai beruas-ruas
  • Eksoskelet
  • Bentuk badan simetris bilateral
Fungsi Eksoskelet :
  • Sebagai penguat tubuh
  • Pelindung alat dalam
  • Tempat melekat otot
  • Pengatur penguapan air
  • Penerus rangsang dari luar
Fungsi Umbai-umbai :
  • Pada kepala menjadi antena dan Mandibula
  • Pada Toraks menjadi kaki dan sayap
  • Ada Abdomen menjadi  kaki pengayuh
  • Daur Hidup
Pertumbuhan serangga dipengaruhi oleh hormon Juvenile.  Pengelupasan kulit dipengaruhi oleh hormon Ecdyson.
  • Stadium Metamorfosiss sempurna : Telur   –   larva   –   Pupa   –  Dewasa
  • Stadium metamorfosis tidak sempurna :  Telur – (larva) – Nimfa – Dewasa
Penggolongan Antropoda berdasar besarnya peran dalam kedokteran :
  • Penular penyakit (vektor & hospes perantara)
  • Penyebab Penyakit (Parasit)
  • Penghasil Toxin yang menimbulkan kelainan (Ulat, Laba-Laba, Kelabang, Kalajengking, Tratoma)
  • Penyebab Alergi pada orang yang rentan ( Tungau debu, Mayflay, nyamuk)
  • Yang menimbulkan Entomofobia
Cara serangga menularkan penyakit :
  • Penularan secara mekanik : Penderita – Bag. Luar tubuh serangga  –  orang lain
  • Penularan secara biologik (dibagi tiga) :
  • Parasit/agens yang diisap ke dalam tubuh serangga vektor mengalami proses biologi :
  • Penularan Profagatif  – (Virus, Bakteri, Spiroket) hanya membelah diri jadi banyak.  Contoh : Yersinia Pestis dalam pinjal tikus (Xenopsylla Cheopis)
  • Penularan Sikliko Profagatif – Parasit (Plasmodium, Leishmania, Trypanosoma) berubah bentuk dan membelah diri menjadi banyak. Contoh : Plasmodium Falcifarum dalam nyamuk Anopheles
  • Sikliko Developmental – Parasit (Wuchereria, Brugia Onchocerca) hanya berubah bentuk menjadi bentuk infektif. Contoh : Wurchereria Bancroffi dalam nyamuk Cullex
Pembagian serangga sebagai parasit berdasar habitat pada manusia :
  • Endoparasit : hidup/mengembara dalam jaringan tubuh.  Contoh : Larva lalat penyebab miasis, Pinjal penyebab tungiasis
  • Ektoparasit : hidup pada permukaan tubuh hospes. Contoh : Tungau, Tuma, Pinjal, Nyamuk
Pembagian serangga sebagai parasit berdasarkan lamanya hidup dalam hospes
  • Parasit permanen : seluruh/sebagian besar hidupnya ada pada satu hospes. Contoh : Tungau kudis, tuma pada manusia, pinjal dan sengkenit keras pada binatang
  • Parasit periodik : berpindah-pindah dari satu spesies ke hospes lain dalam daur hidupnya. Contoh : Nyamuk, Sangkenit lunak
TAKSONOMI DAN SISTEMATIKA
Pembagian Filum Arthropoda berdasarkan peran pentingnya :
  1. Insecta
  2. Arachnida
  3. Crustacea
  4. Chilopoda
  5. Diplopoda

0 komentar:

Proudly Powered by Blogger.