DOAKAN KAMI

Jika anda menerima kebaikan dari blog kami, maka doakan agar kami Senantiasa mencintai Allah, selalu mentaati-Nya dan terjaga dari melanggar semua larangan-Nya.

Senin, 13 Oktober 2014

PENGANTAR ENTOMOLOGI

by HENDRO  |  in Parasitologi at  Senin, Oktober 13, 2014


Entomologi adalah ilmu yang mempelajari tentang vector, kelainan dan penyakit yang disebabkan oleh arthropoda.Entomologi adalah ilmu yang mempelajari tentang serangga. Akan tetapi, arti ini sering diperluas untuk mencakup ilmu yang mempelajari arthropoda ( hewan beruas – ruas ), serta iuwing dan kerabatnya ( Millepoda dan centipoda ). Istilah Entomologi berasal dari dua perkataan latin yaitu entomon yang berarti serangga dan logos yang artinya ilmu pengetahuan.
Klasifikasi serangga bertujuan untuk mempermudah dalam melakukan identifikasi atau mengenali jenis jenis serangga yang ada dilapangan. Dunia binatang ( animal kingdom ) terbagi menjadi beberapa golongan besar yang masing masing disebut filum. Dari masing-masing filum tersebut dapat dibedakan lagi manjadi golongan-golongan yang lebih kecil yang disebut klas. Dari klas ini kemudian digolongkan lagi menjadi ordo (bangsa) kemudian famili (suku), genus (marga) dan spesies (jenis). Beberapa filum yang anggotanya diketahui berpotensi sebagai hama tanaman adalah Aschelminthes (nematode), Mollusca (siput), Chordata (binatang bertulang belakang) dan arthropoda ( serangga ) Arthropoda adalah hewan yang mempunyai kaki bersendi-sendi (beruas-ruas). Hewan ini banyak ditemukan di darat, air tawar, dan laut, serta di dalam tanah. Hewan ini juga merupakan hewan yang paling banyak jenis atau macamspesiesnya, lebih kurang 75% dari jumlah keseluruhan spesies hewan di dunia yang telah diketahui.
Dalam buku “ microbiology for the health Sciences “, burton mengemukakan bahwa ada banyak perbedaan kelas arthropoda, tetapi hanya ada tiga yang dipelajari diparasitologi yakni : serangga( Kelas Insekta ), Arachnida ( kealas Arachnida ) dan Krustacea ( kelas Krustacea )
Berdasarkan ciri-ciri yang dimilikinya, Arthropoda dikelompokkan menjadi 4 kelas,yaitu:
  • Kelas Crustacea (golongan udang). Crustacea. adalah hewan akuatik (air) yang terdapat di air laut dan air tawar. Kata Crustacea berasal dari bahasabahasa latin yaitu kata Crusta yang berarti cangkang yang keras
  • Kelas Arachnida (golongan kalajengking dan laba-laba). Anggota Arachnida meliputi kalajengking, laba-laba, tungau atau caplak. Kebanyakan hewan ini bersifat parasit yang merugikan manusia, hewan dan tumbuhan. Arachnida bersifat karnivora sekaligus predator. Tempat hidupnya adalah di darat
  • Kelas Myriapoda (golongan luwing). Myriapoda adalah gabungan dari kelas Chilopoda dan Diplopoda dengan tubuh beruas-ruas dans etiap ruas mempunyai satu pasang atau dua pasang kaki. Tubuh dapat dibagi menjadi dua bagian yaitu kepala dan abdomen (perut). Hewan ini banyak dijumpai di daerah tropis dengan habitat di darat terutama tempat yang banyak mengandung
  • Kelas Insecta (serangga). Insecta sering disebut serangga atau heksapoda. Heksapoda berasal dari kata heksa berarti 6 (enam) dan kata podos berarti kaki. Heksapoda berarti hewan berkaki enam. Diperkirakan jumlah insecta lebih dari 900.000 jenis yang terbagi dalam 25 ordo. Hal ini menunjukkan bahwa banyak sekali variasi dalam kelas insecta baik bentuk maupun sifat dan kebiasaannya.
 BERIKUT ADALAH PELAJARAN TENTANG ENTOMOLOGI :

1. PENGERTIAN
  • Pengertian Entomologi
Entomologi terdiri dari dua pengertian , yaitu pengertian secara ''etimologis''(asal usul kata) dan pengertian secara ''simantik''(umum). pengertian entomologi secara etimologis berasal dari dua kata yaitu ''entomont'' yang artinya serangga dan ''logos'' artinya ilmu pengetahuan, sedangkan pengertian secara simantik adalah ilmu yang mempelajari tentang serangga.
  • Pengertian Entomologi Kesehatan
Entomologi kesehatan adalah cabang ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang artropoda yang dapat menyebabkan penyakit secara langsung berbagai penyakit pada manusia atau sebagai penular mikroorganisme penyebab penyakit dari seorang ke orang lain.
  •  Pengertian Vektor
Vektor adalah artropoda yang dapat memindahkan/menularkan suatu 'infectios agent' dari sumber infeksi kepada induk semang yang rentan (susceptible host).
  • Pembagian Entomologi
Menurut pengertian arti entomologi tersebut di atas sangat luas sekali, oleh karena itu untuk memudahkan cara mempelajarinya dapat di bedakan menjadi 3 golongan yaitu:
  1. Entomologi Kesehatan (Medical Entomology)
  2. Entomologi Kehewanan ( Veterinary Entomology)
  3. Entomologi Pertanian (Agricultural Entomologi)
Dari ketiga golongan tersebut yang penting bagi kita untuk dipelajari yaitu Entomologi kesehatan, karena mempunyai hubungan langsung dengan kesehatan manusia.

2. CIRI KHAS FYLUM ARTROPODA

Artropoda berasal dari kata '' Artron'' yang artinya beruas-ruas/berbuku-buku dan ''phoda'' artinya kaki. jadi Artropoda adalah jenis serangga yang mempunyai kaki beruas-ruas atau berbuku-buku. ada pun ciri khas dari fylum artropoda adalah sebagai berikut:
  • Mempunyai tubuh bersegmen-segmen/beruas-ruas.
  • Tubuhnya mempunyai tonjolan (appendages)
  • Mempunyai rangka luar (eksosokelet)
  • Alat pencernaan di lengkapi dengan mulut dan anus.
  • Sistim pembuluh darah terbuka (open circulatory system)
  • Sistem respirasi berupa tabung udara (trakea)
  • Di lengkapi lubang-lubang hawa (spiracle)
3. TAXONOMI SERANGGA

  • Phylum
  • Kelas
  • Ordo
  • Famili
  • Genus
  • Spesies
Kategori taxon yang terkecil dalam skema ini adalah spesies atau jenis: yaitu sekumpulan individu atau populasi alam yang mempunyai sifat-sifat sbb:
  1. Mampu kawin di antara mereka (inter breeding)  dan dapat menghasilkan keturunan yang fertil.
  2. Dapat berkembang biak tanpa campur tangan manusia.
  3. secara fundamental mempunyai bentuk danstruktur tubuh (morfologi) sama.
klasifikasi dunia hewan dari golongan berderajad paling rendah hingga berderajad paling tinggi adalah sbb:
  • Phylum Protozoa  (binatang bersel satu)
  • Phylum Porifera (binatang berpori-pori)
  • Phylum Coelenterata (binatangberongga)
  • Phylum Plathyhelminthes (binatang pipih)
  • Phylum Nematelmintes (cacing gilik)
  • Phylum Annelida (cacing beruas)
  • Phylum Molusca (binatang lunak)
  • Phylum Echinodermata (binatang berkulit duri)
  • Phylum Artrhopoda (binatang berbuku-buku)
  • PhylumChordata ((binatang bertulang belakang)
4.MORFOLOGI SERANGGA

Morfologi serangga adalah ilmu yang mempelajari tantang bentuk luar dan susunan serangga, secara umum tubuh serangga terbagi atas:
1. Kepala (head)
     Bagian kepala merupakan organ yang sangat penting untuk pengenalan serangga atau untuk identifikasi dalam menentukan spesies serangga, adapun organ-organ yang terdapat di bagian kepala yaitu: mata, antena, dan mulut.
2. Dada (thorax)
     Dada (thorax) serangga di bagi dalam tiga bagian, yaitu: prothorax, mesothorax, dan meta thorax. organ-organ yang terdapat pada bagian thorax sebagai alat bantu untuk mengidentifikasi serangga adalah kaki dan sayap.
3. Perut (abdomen)
     Perut (abdomen)  serangga terdiri dari ruas atau segmen-segmen, alat yang menghubungkan antara segmen dengan segmen yang lainnya di sebut intersegmental yang berfungsi sebagai alat pelentur tubuh dalam bergerak dan segmen atau ruas-ruas tersebut merupakan organ yang sangat penting dalam mengidentifikasi serangga.

5. PERANAN SERANGGA DALAM KESEHATAN

Serangga menpunyai peranan yang sangat penting dalam ilmu kesehatan, karena:
  • Menularkan Penyakit
Serangga dapat menularkan penyakit dengan dua cara. yaitu:
1. Penularan secara mekanik
    Penularan ini serangga hanya bertindak sebagai alat pemindah penyakit/mikroorganisme yang pasif. dan adanya serangga ini tidak mempuntai arti penting dalam kelanjutan hidupnya mikroorganisme/parasit yang di tularkan. jadi mennularan ini melalui anggota badannya, seperti kaki, mulut, antena ,dan bulu-bulu pada badan serangga.
Contoh: Penyakit yang di sebabkan oleh golongan amoeba dan vektor penularnya adalah lalat rumah (musca domestica).
2. Penularan secara biologis.
    Penularan ini serangga bertindak sebagai tuan rumah/hospes, dan adanya serangga sangat di perlukan untuk kelanjutan hidupnya mikroorganisme/parasit yang di tularkan, dalam penularan ini dapat di bedakan menjadi:
  • Cara propagatif
penularan ini di dahului oleh berkembang biaknya mikroorganisme di dalam serangga atau dapat di katakan di dalam serangga mikroorganisme berkembang biak sebelum di tularkan dan tidak mengalami perubahan bentuk.
Contoh: # Penyakit pes dan serangga sebagai vektornya adalah golongan pinjal tikus (Xenopsylla sp)
              # Penyakit demam berdarah atau DHF (dengue Haemoragic Fever) dan vektor penularnya
                 adalah golongan nyamuk Aedes (Ae. aegypti, Ae, albopictus)
  • Cara cyclo propagatif
Penularan ini didahului oleh berkembangbiaknya mikroorganisme dan perubahan bentuk di dalam serangga. dalam arti kata lain yaitu ikroorganisme i dalam serangga selain berkembang biak juga mengalami perubahan bentuk.
Contoh: # Penyakiit malaria dan vektor penularnya adalah golongan nyamuk Anopheles.
              # Penyakit kala azar dan vektor penularnya yaitu golongan lalat pengisap darah.
  • Cara cyclo depelopmental
Penularan ini di dahului oleh pertumbuhan mikroorganisme di dalam tubuh serangga. jadi mikroorganisme di dalam tubuh serangga hanya mengalami pertumbuhan saja/ bertambah besar (berganti stadium).
Contoh: # Penyakit Filariasis vektor penularnya adalah golongan nyamuk mansoni dan culex.
  • Cara keturunan
Penularan ini melalui keturunannya jadi serangga yang pertama kali mengandung mikroorganisme/parasit tidak dapat menularkan yang dapat menularkan adalah keturunannya.
Contoh: Penyakit scub typus dengan vektor penularnya adalah tungau/mintes.

0 komentar:

Proudly Powered by Blogger.