DOAKAN KAMI

Jika anda menerima kebaikan dari blog kami, maka doakan agar kami Senantiasa mencintai Allah, selalu mentaati-Nya dan terjaga dari melanggar semua larangan-Nya.

Jumat, 14 September 2012

PEWARNAAN GRANULA BAKTERI

by HENDRO  |  in Pewarnaan at  Jumat, September 14, 2012


http://3.bp.blogspot.com/_tWXVXLAPXlA/TP5nBAVBYhI/AAAAAAAAACQ/gZZXSU-_aZ4/s320/images+aduh.jpg

PENDAHULUAN
Di dalam sitoplasma dapat ditemukan granula metakhromatikyang terdiri atas volutin,granula glikogen serta granula lemak. Granula metakhromatik sering ditemukan pada jenis-jenis kuman patogen tertentu dan berbentuk khas untuk kuman tersebut. Di dalam sitoplasma dapat ditemukan granula metakhromatik yang tersebut di dalam sediaan mikroskopik.
Misalnya kuman difteri mempunyai granula metakhromatik karena bila diwarnai dalam sediaan, granula tersebut akan berwarna lain dari pada zat warna yang digunakan. Misalnya bila diwarnai sediaan kuman difteri dengan zat warna biru metilen,granula Babes-Ernst akan berwarna coklat tua. Pada spesies kuman tertentu, granula metakhromatik terletak pada tempat-tempat khas di dalam sel kuman.
Disamping material nukleus, sitoplasma bakteri mungkin mengandung inklusi sel-kepingan-kepingan kecil material yang tidak menjadi bagian utuh struktur sel. Butiran khusus ini yang rupanya bertindak sebagai sumber fosfat dan energi disebut butiran metakromat karena akan menyerap warna merah apabila diwarnai dengan biru metilen. Butiran metakromat disebut juga kolektif volutin.
Pewarnaan Granula dapat dilakukan dengan metode selain Neisser yaitu :
1. Metode Albert’s
2. Metode Much Weis (Mycobacterium tuberculose).

PROSEDUR KERJA
Metode : Albert & Christensen
Tujuan : Untuk melihat granula bakteri
Prinsip : Pada pengecatan dengan toluidine blue granula bakteri akan berwarna hitam (karena bersifat metakromatik) dan tidak akan larut oleh air sehingga pada pemberian safranin warna granula tetap hitam. Sedangkan pada badan bakteri warna dari toluidin blue akan larut oleh air dan mengambil warna merah dari safranin.
Cara Kerja :
• Dibuat sediaan kuman dan fiksasi
• Diwarnai dengan zat warna toluidin blue, didiamkan selama 1menit.
• Dicuci dengan air mengalir.
• Dialiri dengan larutan yodium.
• Dicuci dengan air mengalir
• Ditambahkan zat warna Safranin, didiamkan selama 1 menit.
• Cat dibuang, isapkan dengan tissue, keringkan di udara.

Interpretasi hasil : Granula : hitam dan Badan bakteri : merah

0 komentar:

Proudly Powered by Blogger.